Skip to content
gpu adalah

Mengenal Pengertian GPU, Fungsi, Cara Kerja, & Arsitekturnya

GPU adalah komponen krusial dalam perangkat komputasi modern. Awalnya, GPU diciptakan untuk mengolah grafis pada game dan aplikasi visual, kini perannya jauh meluas hingga mendukung berbagai workload yang membutuhkan komputasi intensif.

Mulai dari rendering grafis 3D, video editing resolusi tinggi, hingga pelatihan model kecerdasan buatan. Itu sebabnya, fungsi GPU menjadi semakin vital di berbagai bidang teknologi. Lantas, bagaimana cara kerjanya? Mari kita bahasa lebih mendalam pada artikel di bawah ini.

Apa itu GPU?

GPU (Graphics Processing Unit) adalah prosesor khusus yang dioptimalkan untuk menangani perhitungan matematis dalam jumlah masif secara paralel. Berbeda dengan CPU yang memiliki sedikit core dengan kemampuan general-purpose, GPU terdiri dari ribuan core kecil yang mampu mengeksekusi instruksi secara bersamaan (SIMD).

Awalnya, GPU berfokus pada rendering grafis 2D/3D dan akselerasi video. Namun kini, GPU berkembang menjadi komponen krusial dalam high performance computing (HPC), deep learning, hingga scientific simulation karena kemampuannya dalam memproses data dalam skala besar.

Hubungan GPU dengan SIMD

GPU adalah prosesor yang memanfaatkan konsep SIMD (Single Instruction, Multiple Data) untuk mempercepat komputasi. Artinya, satu instruksi yang sama dapat dijalankan secara bersamaan pada banyak data berbeda.

Sebagai contoh, saat merender gambar resolusi tinggi, GPU menjalankan instruksi yang sama untuk menghitung warna jutaan piksel, namun setiap piksel memiliki data unik. Ini yang membuat GPU mampu memproses grafis dan komputasi paralel jauh lebih cepat.

Cara Kerja GPU

GPU bekerja dengan memanfaatkan ribuan core kecil yang dirancang khusus untuk menjalankan instruksi secara paralel. Prinsip utamanya adalah membagi sebuah pekerjaan besar menjadi potongan-potongan kecil (thread) yang dapat dieksekusi secara bersamaan.

Hal itu yang membuat GPU mampu menangani miliaran operasi matematis dalam waktu singkat. Bagaimana cara mekanismenya? Simak alurnya berikut ini!

1. Task Decomposition: Pekerjaan besar seperti merender sebuah frame video atau melakukan perkalian matriks, namun dipecah menjadi unit-unit kerja yang lebih kecil, kemudian dialokasi ke thread GPU.

2. Thread Parallelism: Ribuan thread dijalankan bersamaan dalam kelompok. Setiap thread mengerjakan bagian data tertentu, seperti menghitung warna piksel atau elemen matriks.

3. Pipeline Eksekusi Grafis: Dalam grafis, GPU memiliki pipeline khusus yang terdiri dari beberapa tahap, seperti vertex processing, rasterization, fragment/pixel shading, hingga output merger.

4. Manajemen Memori (VRAM): Bandwidth tinggi VRAM memungkinkan data dipindahkan dengan cepat antara memori dan core GPU, sehingga tidak terjadi bottleneck dalam proses.

5. Scheduling & Synchronization: GPU menggunakan scheduler internal untuk memastikan ribuan thread yang berjalan bisa dieksekusi secara efisien.

Fungsi GPU

Fungsi GPU tidak lagi terbatas pada rendering grafis untuk game atau aplikasi visual. Lantas, apa fungsi lainnya? Berikut informasinya:

1. Rendering Grafis

Fungsi paling klasik dari GPU adalah mempercepat proses rendering grafis, baik 2D maupun 3D. GPU juga mengelola pipeline grafis, mulai dari geometry processing, rasterization, hingga pixel shading.

Dengan cara ini, GPU mampu menghasilkan visual yang lebih realistis, frame rate lebih tinggi, dan pengalaman gaming atau desain grafis yang lebih mulus.

2. Akselerasi Video

GPU modern memiliki hardware encoder atau decoder bawaan, seperti NVENC/NVDEC (NVIDIA) atau VCN (AMD). Adanya teknologi tersebut membuat proses pemutaran, editing, hingga transcoding video beresolusi tinggi menjadi lebih efisien dan hemat sumber daya.

3. Parallel Computing (GPGPU)

Melalui konsep general-purpose GPU computing (GPGPU), GPU digunakan untuk perhitungan non grafis. Sebagai contoh pada simulasi ilmiah, analisis big data, hingga pemodelan molekul. Developer pun dapat menulis program paralel yang dapat dijalankan langsung pada GPU melalui framework, seperti CUDA (NVIDIA) dan OpenCL.

4. Artificial Intelligence & Machine Learning

GPU adalah tulang punggung pengembangan AI modern. Melalui ribuan core kecil, GPU dapat melakukan jutaan operasi matriks dan vektor secara bersamaan. Hal ini penting untuk training model deep learning yang membutuhkan pemrosesan data dalam skala besar.

5. Scientific & High Performance Computing (HPC)

Dalam riset sains, GPU digunakan untuk simulasi kompleks seperti cuaca, astrofisika, hingga analisis genom. Kombinasi GPU dengan cluster komputasi membuat HPC lebih terjangkau dan efisien dibandingkan dengan mengandalkan CPU tradisional saja.

Jenis-Jenis GPU

GPU memiliki beberapa jenis mulai dari integrated CPU, dedicated CPU, hingga CPU cloud. Lebih jelas, berikut jenis-jenis GPU, di antaranya:

  • Integrated GPU (iGPU) adalah jenis GPU yang sudah tertanam dalam prosesor dan menggunakan memori utama sistem (RAM), sehingga lebih hemat dan biaya.
  • Dedicated GPU (dGPU) adalah jenis GPU yang hadir dalam bentuk kartu grafis terpisah dengan prosesor grafis dan VRAM sendiri. GPU ini mampu menangani workload grafis dan komputasi berat.
  • GPU Cloud/Virtual GPU (vGPU) adalah layanan GPU berbasis cloud yang memungkinkan workload GPU-accelerated tanpa perlu membeli hardware fisik.

 

Mengapa GPU Lebih Cepat dari CPU?

Secara sederhana:

  • CPU → Memiliki sedikit core (biasanya 4-16) yang kuat, didesain untuk sequential processing (task kompleks, tapi tidak masif)
  • GPU → Memiliki ribuan core kecil, lebih lemah per core, tetapi unggul dalam parallel processing (task sederhana tapi jumlahnya jutaan)

Contoh:

  • CPU dapat diibaratkan sebagai koki master yang bisa mengolah masakan kompleks satu per satu.
  • GPU dapat diibaratkan sebagai ribuan asisten dapur yang bisa mengiris bawang dalam jumlah besar secara bersamaan.

 

Jadi, Sudah Tahu Apa itu GPU?

GPU (Graphic Processing Unit) adalah tulang punggung komputasi modern yang tidak hanya berfungsi untuk grafis, tetapi juga menjadi akselerator dalam dunia AI, HPC, hingga cloud computing. 

Dengan arsitektur berbasis parallel processing, GPU mampu menyelesaikan workload yang tidak efisien dijalankan pada cpu. Bagi profesional IT, developer, hingga data scientist, memahami arsitektur dan cara kerja GPU akan membantu dalam memilih solusi tepat sesuai kebutuhan workload yang dijalankan.

Picture of Dewacloud Team

Dewacloud Team

Dewacloud Specialist Team helps customers daily 24/7 and on their free time, they also create quality tutorial content for our precious customers.